Okewal.com, KUTIM – Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran sebuah rumah dua lantai di Jalan APT Pranoto, RT 36, Kecamatan Sangatta Utara, meluas ke bangunan lain di kawasan padat penduduk, Minggu (31/5) malam.

Meski menyebabkan kerusakan berat pada bangunan yang terbakar, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat sempat membuat warga sekitar panik. Asap tebal dan nyala api yang membumbung tinggi terlihat dari sejumlah titik di sekitar lokasi, sehingga menarik perhatian masyarakat yang berdatangan untuk menyaksikan proses pemadaman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur pada pukul 19.08 WITA. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar lima menit setelah laporan diterima.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman dengan fokus utama mencegah api merembet ke bangunan lain yang berdiri berdekatan.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, mengatakan respons cepat dilakukan begitu laporan masuk dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi, kami langsung mengirimkan unit ke lokasi. Setibanya di sana, petugas segera melakukan pemadaman untuk mengendalikan api dan menghindari penyebaran ke bangunan sekitar,” ujarnya.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas harus bekerja ekstra untuk menjinakkan api yang telah menguasai sebagian besar bangunan dua lantai tersebut.

Untuk mendukung operasi pemadaman, Disdamkartan Kutim mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam dan kendaraan suplai air dari beberapa pos. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan air selama proses penanganan berlangsung.

Selain petugas pemadam, aparat kepolisian dan TNI juga berada di lokasi untuk membantu pengamanan serta mengatur warga yang memadati area sekitar kejadian.

Setelah lebih dari satu jam melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.10 WITA. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Korban jiwa nihil dan tidak ada warga yang mengalami luka-luka. Proses pemadaman juga berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan,” kata Eko.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat terkait juga masih melakukan pendataan terhadap kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Disdamkartan Kutim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, sembari menunggu hasil penyelidikan yang akan mengungkap sumber api penyebab kebakaran.(Fanry)