Okewal.com, SANGATTA – Nasib atlet menjadi perhatian utama setelah Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Kalimantan Timur menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 05 Tahun 2026 tentang pembekuan kepengurusan Muaythai Indonesia Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Keputusan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan SK Nomor 003 Tahun 2026 mengenai penunjukan tim Caretaker untuk mengambil alih sementara roda organisasi Muaythai Indonesia Kutim.
Dalam SK tersebut, Pengprov MI Kaltim menunjuk Charolina Laoh sebagai Ketua Caretaker, Jepi Darsono sebagai Sekretaris, dan Rahman sebagai Bendahara.
Tim caretaker mendapat mandat untuk menjalankan operasional organisasi, melakukan konsolidasi internal, sekaligus mempersiapkan Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) guna menentukan kepengurusan definitif.
Ketua Caretaker MI Kutai Timur, Charolina Laoh, meminta para atlet dan pelatih tidak terpengaruh oleh dinamika organisasi yang tengah berlangsung. Menurutnya, proses transisi kepengurusan tidak boleh sampai menghambat pembinaan maupun persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Paser.
“Kami mengimbau para atlet untuk menyikapi dinamika ini dengan bijaksana. Langkah ini sama sekali tidak bermaksud menjegal (tackling) cabang olahraga tertentu,” ujar Charolina.(31/08)
Ia menjelaskan, pembekuan kepengurusan berkaitan dengan kendala administratif dan dinamika internal organisasi. Kondisi tersebut berdampak pada hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang sebelumnya telah digelar beberapa bulan lalu sehingga belum dapat disahkan untuk melanjutkan kepengurusan.
Charolina menegaskan, persoalan administrasi organisasi tidak seharusnya berdampak terhadap kesempatan atlet Kutim untuk berprestasi di ajang olahraga tingkat provinsi.
“Sangat disayangkan jika atlet Kutai Timur yang berprestasi harus terkendala tampil di Porprov hanya karena masalah administrasi kepengurusan. Hal inilah yang menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Karena itu, tim caretaker kini memprioritaskan konsolidasi bersama atlet dan pelatih. Program latihan serta persiapan menuju Porprov Kaltim di Paser diupayakan tetap berjalan optimal selama proses transisi organisasi berlangsung.
Selain memastikan pembinaan atlet tetap berjalan, caretaker juga akan segera menyiapkan Muskablub sesuai mandat Pengprov MI Kaltim. Forum tersebut nantinya menjadi momentum untuk memilih Ketua Umum dan membentuk kepengurusan definitif baru.
Kepengurusan baru diharapkan mampu mengakhiri masa transisi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memastikan para atlet mendapatkan pendampingan maksimal dalam menghadapi Porprov Kaltim di Paser.(Tio)


