Okewal.com, KUTIM – Upaya pemerataan layanan kesehatan di wilayah pedalaman Kabupaten Kutai Timur terus menunjukkan kemajuan.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Bengkal kini resmi mengoperasikan ruang bedah, sehingga masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan tindakan operasi.
Momentum ini ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan operasi perdana yang dilakukan pada Rabu (01/04). Kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis dalam mendekatkan fasilitas kesehatan rujukan bagi masyarakat di Muara Bengkal dan wilayah sekitarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, mengungkapkan bahwa kesiapan layanan bedah didukung oleh keberadaan tujuh dokter spesialis yang kini bertugas di RSUD Muara Bengkal.
“RSUD Muara Bengkal kini sudah memiliki tujuh dokter spesialis, meliputi penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, anestesi, radiologi, dan patologi klinik,” ujarnya.
Menurutnya, pemenuhan tenaga medis spesialis ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.
Ia menilai, kehadiran layanan spesialis memberikan dampak signifikan, mengingat sebelumnya masyarakat harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh penanganan medis lanjutan.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga tidak perlu lagi dirujuk jauh hanya untuk mendapatkan layanan dasar spesialis,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Yuwana menyebutkan bahwa pembiayaan tenaga medis dilakukan melalui skema kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
Dengan pola sharing cost tersebut, keberlangsungan layanan kesehatan diharapkan tetap terjaga meskipun membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar.
“Pembiayaan dilakukan melalui sharing cost antara provinsi dan kabupaten, sehingga pelayanan bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ke depan, RSUD Muara Bengkal ditargetkan menjadi pusat layanan rujukan bagi sejumlah kecamatan di sekitarnya. Dengan tersedianya fasilitas ruang bedah, masyarakat kini dapat mengakses layanan rawat inap hingga tindakan operasi tanpa harus ke Sangatta maupun Samarinda, kecuali untuk kasus dengan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Direktur RSUD Muara Bengkal, dr. Andriansyah, menegaskan bahwa keberhasilan operasi perdana menjadi bukti kesiapan fasilitas dan tim medis dalam memberikan pelayanan maksimal.
“Ini adalah langkah besar bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berdampak langsung terhadap keselamatan pasien,” pungkasnya.(Wal-3)


