Okewal.Com, Sangatta — Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kutai Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Kabupaten Paser. Dengan peluang bertanding hingga 27 nomor pada Porprov mendatang, Muaythai Kutim berharap mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian medali yang diraih pada ajang sebelumnya.
Pada babak kualifikasi (BK) sebelumnya, Muaythai Kutai Timur berhasil mengoleksi 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu dari 10 nomor tanding. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi kepengurusan baru untuk menjaga performa atlet hingga pelaksanaan Porprov.
Langkah konsolidasi organisasi ditandai dengan digelarnya Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Muaythai Indonesia Kabupaten Kutai Timur yang melibatkan Pengurus Provinsi (Pengprov) MI Kaltim dan KONI Kutai Timur.
Muskablub yang digelar tim caretaker MI Kutai Timur menjadi momentum pembentukan kepengurusan baru sekaligus memastikan roda organisasi dan pembinaan atlet tetap berjalan menjelang Porprov Kaltim di Paser.
Dalam forum tersebut, Alife Fahreza Bulang ditetapkan sebagai calon ketua umum terpilih.
Kegiatan dihadiri langsung Ketua Pengprov MI Kaltim Drs. H. Rusdiansyah Aras, Wakil Sekretaris KONI Kutai Timur Dedi Hariyadi, serta jajaran caretaker MI Kutai Timur.
Adapun susunan caretaker MI Kutai Timur terdiri dari Charolin Loah Berlin sebagai Ketua, Jepi Darsono sebagai Sekretaris, dan Rahman sebagai anggota.
Sementara itu, pelaksanaan Muskablub turut didukung panitia pelaksana yang diketuai Andi Gilang, dengan M. Rizal Sadili sebagai Sekretaris dan Riang Kurniawan sebagai Bendahara.
Turut hadir Ketua IMI Kaltim Narto Bulang serta perwakilan lebih dari lima cabang olahraga pendukung di Kutai Timur.
Ketua Pengprov MI Kaltim, Drs. H. Rusdiansyah Aras, mengapresiasi langkah cepat tim caretaker yang mampu menyelenggarakan Muskablub sesuai regulasi serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.
Menurutnya, konsolidasi menjadi bagian penting untuk memastikan pembinaan atlet tetap berjalan dan Muaythai Kutim mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih.
“Pengurusan yang sah adalah yang diakui oleh pengurus pusat, Pengprov, dan KONI. Kita berfokus pada soliditas dan persiapan teknis. Atlet-atlet Muaythai Kutai Timur memiliki potensi luar biasa, terbukti pada ajang sebelumnya mampu meraih 4 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Catatan ini harus kita tingkatkan pada Porprov di Paser mendatang,” ujar Rusdiansyah Aras.
Sementara itu, target posisi dua atau tiga besar merupakan target yang dipasang KONI Kutai Timur dalam perolehan prestasi daerah secara keseluruhan pada Porprov Kaltim mendatang.
Wakil Sekretaris KONI Kutai Timur, Dedi Hariyadi, menegaskan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet dan keberlanjutan organisasi Muaythai di Kutai Timur.
“KONI Kutai Timur sangat mendukung setiap aktivitas cabang olahraga, terlebih Muaythai merupakan salah satu cabor andalan penyumbang medali. Melalui Muskablub ini, kami berharap lahir kepengurusan baru yang solid, transparan, dan fokus pada pembinaan atlet agar target masuk posisi dua atau tiga besar di Porprov Paser dapat terwujud,” kata Dedi Hariyadi.
Di sisi lain, Muaythai Kutim tidak ingin sekadar mengejar target yang ditetapkan pemerintah, tetapi berupaya mempertahankan bahkan menambah raihan medali dari hasil BK.
Jika pada BK sebelumnya terdapat 10 nomor tanding, maka pada Porprov mendatang terdapat kemungkinan jumlah nomor tanding Muaythai meningkat menjadi sekitar 27 nomor. Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi Kutim untuk menambah perolehan medali.
Sekretaris Caretaker MI Kutai Timur, Jepi Darsono, mengatakan proses pembentukan kepengurusan baru berjalan berdasarkan SK Caretaker tertanggal 24 Juli 2026.
Pihaknya juga telah melakukan pendekatan dan koordinasi dengan pengurus sebelumnya serta para atlet untuk memastikan proses pembinaan tetap berjalan.
“Sejak menerima mandat SK caretaker, kami bergerak cepat merangkul seluruh pihak dan para atlet. Tujuan utama kita adalah memastikan roda organisasi berjalan sesuai aturan hukum sehingga para atlet dapat fokus berlatih tanpa terganggu dinamika di luar lapangan,” jelas Jepi Darsono.
Pasca-Muskablub, kepengurusan baru ditargetkan segera menyelesaikan sejumlah agenda teknis, termasuk pendaftaran atlet secara by name by number serta pematangan program pemusatan latihan.
Dengan target pemerintah yang berada di angka dua medali emas, Muaythai Kutim diharapkan tidak hanya mampu memenuhi target tersebut, tetapi juga mempertahankan capaian empat emas yang diraih pada BK sebelumnya.
Dengan jumlah nomor tanding yang berpotensi meningkat signifikan pada Porprov Paser, peluang Muaythai Kutim untuk kembali menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Kutai Timur pun terbuka semakin lebar.(Tio)


